Hukrim  

Ketua Pengprov TI NTT Tegaskan, Rujukan PO TPP Sumbernya Jelas dari PBTI

Ketua Pengprov TI NTT, Fransisco Bernando Bessi. (Foto: Ama Beding)

Kupang, KN – Ketua Pengprov Taekwondo Indonesia NTT, Fransisco Bernando Bessi, angkat biacara terkait laporan sebagian pengurus Pengprov TI NTT, terhadap Ketua dan Sekretaris TPP Musprov TI NTT.

Menurut Fransisco, rujukan PO atau Peraturan Organisasi, yang dipakai oleh Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) dalam Musprov TI NTT, adalah PO yang dikirim oleh Pengurus Pusat Taekwondo Indonesia atau PBTI.

“Laporan Polisi di Polda NTT ini sangat bagus. Keterangan mereka berdiri sendiri. Nanti hanya pelapor dan saksi sendiri di satu jalur, sedangkan Pak Edi, Pak Ivan, saya dan PBTI berdiri di satu jalur. Cantolannya yang mana? Ketika dari PBTI katakan kami punya yang benar, selesai,” kata Fransisco Bessi, Senin (20/4/2026).

Ia menegaskan, secara aturan organisasi, gejolak apapun dalam tubuh pengurus Taekwondo, harus diselesaikan di dalam tubuh organisasi, dan akan diselesaikan oleh tim ad hock yang dibentuk langsung oleh Ketua PBTI.

Fransisco juga menyatakan, jika laporan yang dilayangkan sebelumnya tidak terbukti, maka pihaknya akan mengambil langkah hukum pidana.

BACA JUGA:  Dukung Aktivitas Ekonomi Warga Kota Kupang, Bank NTT Resmikan KCP Oesapa

“Saya kejar merka sampai dimanapun, karena mereka tidak ada hak imunitas. Kalau pribadi sebagai pengurus, tidak ada hak imunitas,” tegasnya.

Ketua Pengprov TI NTT menyampaikan, dirinya akan berada di garda terdepan untuk membela TPP, yang menjadi korban dari laporan polisi oleh sebagian pengurus TI NTT.

“Pasti ada laporan baru. Korbannya Pak Ivan ada. Jadi saya akan berada di belakang untuk mendukung proses hukum yang baru ini,” ungkapnya.

Fransisco menjelaskan, seharusnya siapapun yang ingin mencalonkan diri, langsung datang dan mengikuti semua proses yang ditetapkan TPP.

“Dugaan saya, karena sudah tahu kalah, datang daftar pun tidak akan cukup, karena ada kuota 30 persen syarat dari PBTI. Tapi itu ranahnya TPP, biar clear,” jelasnya.

Sebagai Ketua Pengprov TI NTT, Fransisco menyatakan dukungannya, dan siap menghadiri panggilan dari pihak Polda NTT.

“Kami siap diperiksa. Tapi ingat, saya akan kejar kalian. Ini kan ada design. Sudah tahu kalah, lalu lapor polisi,” pungkas Fransisco. (*)

IKUTI BERITA TERBARU KORANNTT.COM di GOOGLE NEWS