Pendidikan Terjangkau, Bukan Murahan

Menurut Henny, lonjakan pendaftar tak lepas dari kondisi sosial ekonomi masyarakat NTT yang butuh kuliah murah tapi berkualitas.

Sebagai PTS di bawah Yayasan Pendidikan Gereja di Indonesia PGLI, UPG 1945 NTT lebih mengedepankan pelayanan dibanding keuntungan.

“Kami fokus membantu masyarakat dapat pendidikan tinggi dengan biaya terjangkau. Bukan mengejar keuntungan semata. Kami ingin setiap keluarga di NTT punya anggota yang kuliah,” tegasnya.

Kualitas pendidikan, kata Henny, tetap dijaga. Didukung dosen sesuai kompetensi dan banyak alumni yang sudah menduduki posisi strategis di pemerintahan maupun sektor lain.

Kampus juga punya program pendampingan, termasuk bantuan sosial bagi mahasiswa yang kena musibah.

“Jika masih ada adik-adik yang belum dapat tempat kuliah, jangan ragu pilih UPG 1945 NTT. Kami tawarkan pendidikan berkualitas dengan biaya yang tidak memberatkan orang tua,” pungkasnya. (*)