Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat akan pentingnya literasi informasi di era digital. Ketika arus kabar bergerak cepat tanpa penyaring yang memadai, respons publik yang tidak proporsional dapat dengan mudah terbentuk, bahkan ketika kondisi sebenarnya masih dalam batas aman.

Hingga saat ini, dapat dipastikan bahwa tidak ada kenaikan harga BBM yang resmi di NTT. Antrean panjang yang terjadi lebih merupakan refleksi dari kepanikan kolektif akibat informasi yang belum jelas, sementara kondisi stok dan distribusi BBM tetap berada dalam kendali. (llt/ab)