Upaya-upaya ini diharapkan bisa menjadi langkah strategis untuk meningkatkan efisiensi, memperluas jangkauan pelayanan dan meminimalisir potensi kebocoran.
“Sejalan dengan itu, upaya mendorong penguatan ekonomi masyarakat melalui pengembangan UMKM juga terus dilakukan. Melalui Program One Village One Product (OVOP), saat ini sudah ada 190 UMKM binaan dengan 44 produk unggulan. Selain itu, Pemerintah Provinsi NTT juga menyediakan ruang pemasaran dengan membentuk NTT Mart di 22 Kabupaten/Kota,” pungkasnya. (mld/ab)
Halaman



Tinggalkan Balasan