KUPANG – Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 H tahun 2026, Pemerintah Kota Kupang menggelar kegiatan penyerahan bantuan hewan kurban di Masjid Al-Fatah, Kampung Solor, Selasa (26/05). Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, bersama jajaran Pemerintah Kota serta tamu undangan dari unsur legislatif dan tokoh masyarakat.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut Ketua DPRD Kota Kupang, Richard Odja, Anggota DPRD Provinsi NTT, Junaidin dan Debora Lende, Anggota DPRD Kota Kupang, Muhammad Ramli, Pimpinan Perangkat Daerah, Imam Masjid, Camat Kota Lama, Plh Lurah Kelurahan Solor, tokoh agama, tokoh masyarakat serta Ketua Forkas dan Ketua Karang Taruna.
Pesan Wali Kota: Membangun dengan Hati
Dalam sambutannya, Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menekankan bahwa Idul Adha bukan sekadar ritual menyembelih hewan, melainkan momentum untuk mengasah kepekaan sosial dan kerendahan hati. Ia menegaskan bahwa kemajuan sebuah kota tidak hanya diukur dari pembangunan infrastruktur fisik semata, melainkan dari bagaimana masyarakatnya mempraktikkan budaya empati, saling menghargai dan kepedulian.
“Membangun kota yang sejati adalah ketika kita mampu menghadirkan ruang-ruang positif bagi masyarakat. Idul Adha mengajarkan kita untuk melepaskan ego demi kemaslahatan bersama. Bantuan ini adalah wujud kehadiran pemerintah untuk berbagi dengan masyarakat, sekaligus upaya kita dalam membangun karakter generasi muda yang memiliki jiwa sosial tinggi,” ujar dr. Christian.
Wali Kota Kupang menjelaskan bahwa Pemkot Kupang menyediakan sebanyak 15 ekor sapi, Pemerintah Provinsi NTT dan Pemerintah pusat sebanyak masing-masing sebanyak dua ekor sapi. Seluruh bantuan hewan kurban ini akan dibagikan merata kepada seluruh umat di Kota Kupang. Kebetulan di Masjis Al Fatah mendapatkan dua ekor sapi yang akan dibagikan kepada masjid dan Forum Komunikasi Antar Umat Beragama (Forkas).
Wali Kota Kupang juga mengapresiasi kerukunan yang terjaga di Kampung Solor, yang menurutnya harus terus dijadikan fondasi dalam merajut harmoni di tengah keberagaman Kota Kupang.







Tinggalkan Balasan