“Kami bersyukur karena produksi meningkat,” katanya.
Ia memuji kehadiran PT Tjakrawala Timur Sentosa yang membawa manfaat besar.
Menurutnya, ketika musim panas tiba, mereka menjadi petani garam, namun ketika musim hujan datang mereka kembali bertani di sawah.
Dengan berkarya di tambak garam, katanya, kesejahteraan petani ikut meningkat.
Salah seorang anggota kelompok petani garam Mel Tameno, menuturkan bahwa mekanisme bagi hasil sebesar 10 persen dari total produksi membuat pendapatan petani menjadi meningkat.
“Tiga hari kerja saja sudah bisa dapat upah ratusan ribu. Sebagai anggota kelompok masih mendapat bagian 10 persen dari hasil produksi,” ujarnya. (*/ab)
Halaman





Tinggalkan Balasan