Menurutnya, NTT Mart menjadi pusat pemasaran terintegrasi bagi 1.042 pelaku UMKM/IKM binaan TTS.
“Ini bukan sekadar toko, tetapi pusat rantai nilai agar rupiah tetap berputar di daerah,” kata Bupati.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan NTT, Soni Libing, menambahkan bahwa TTS menjadi daerah keempat yang meluncurkan NTT Mart. Sebanyak 947 produk telah masuk, dan pemasaran online akan segera dioperasikan.
Acara ditutup dengan penekanan tombol sirine oleh Gubernur Melki, menandai NTT Mart By Dekranasda TTS resmi beroperasi. Gubernur kemudian meninjau langsung produk-produk UMKM yang dipamerkan.
Dengan peresmian ini, NTT Mart diharapkan menjadi pusat kebangkitan ekonomi lokal serta model baru pemasaran UMKM di seluruh wilayah NTT. (ocp/ab)



Tinggalkan Balasan