“Saat ini ada 950 produk IKM dari 23 pelaku, mencakup 100 jenis fashion, kriya, hingga kuliner. Saya pastikan masyarakat akan kagum melihat langsung produk-produk kita,” ujarnya.

Soni menjelaskan bahwa pemerintah membeli putus produk UMKM sebelum dipasarkan, sehingga pelaku tidak terbebani soal penjualan. Harga produk juga diatur agar tidak mahal, dengan margin keuntungan maksimal 10 persen.

Ia menambahkan bahwa peluncuran NTT Mart akan berlanjut ke TPS, kemudian menyusul wilayah Flores dan Timor. Gubernur telah menginstruksikan pendirian NTT Mart di 22 kabupaten/kota.

Soni menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Belu, DPRD, SMA Surya, dan semua pihak yang mendukung pelaksanaan launching. Ia juga menyebut bahwa SMA Surya akan tampil pada perayaan HUT NTT mendatang di Kupang.

Usai peresmian, Gubernur Melki bersama jajaran meninjau langsung berbagai produk yang dipamerkan di NTT Mart Belu. (ocp/ab)