“Seminggu lalu masih bocor di sana-sini, tapi karena NTT Mart mau diresmikan, semua langsung disulap,” ungkapnya.
Ke depan, Pemkab Belu akan mengembangkan produk unggulan seperti.selai organik nanas, olahan kelapa, bunga matahari, chia seed, coconut roasted, serta produk pertanian lainnya.
Ia memastikan Belu akan memiliki dua NTT Mart, yaitu NTT Mart by Dekranasda Belu (yang diresmikan hari ini) dan NTT Mart Kota Atambua (dikelola bersama Koperasi Merah Putih)
ASN Belu diwajibkan berbelanja melalui marketplace NTT Mart dan Koperasi Merah Putih agar ekonomi berputar dalam satu ekosistem digital.
“Lewat marketplace ini, produk sekecil pisang goreng sekalipun bisa dijual dan dibeli masyarakat,” tambahnya.
Dalam laporan panitia, Kadis Perindag NTT Soni Libing menyampaikan bahwa NTT Mart merupakan hasil koordinasi Pemprov NTT dan Pemkab Belu serta dukungan penuh Dekranasda Belu.
Ia menyebut dua alasan utama pendirian NTT Mart yakni banyak masyarakat memproduksi produk lokal namun tidak memiliki ruang pemasaran serta banyak masyarakat belum mengetahui ragam produk berkualitas yang dihasilkan di NTT.



Tinggalkan Balasan