Wartawan Mediator Kupang, Stanley Boymau, yang ikut dalam kunjungan tersebut, mengaku mendapatkan perspektif baru mengenai proyek geothermal di Mataloko.

“Dengan melihat langsung, kami tahu bahwa masyarakat di sini tidak seragam dalam pandangan. Ada yang menolak, tapi kelompok besar justru mendukung karena sudah merasakan manfaat ekonomi dan berharap proyek ini segera selesai,” ujarnya.

General Manager PT PLN (Persero) UIP Nusra, Rizki Aftarianto, menegaskan bahwa pelibatan media dalam kegiatan pengembangan infrastruktur kelistrikan merupakan bagian penting dari strategi PLN membangun komunikasi publik yang sehat dan berimbang.

“Dengan melibatkan media, kami ingin memastikan masyarakat mendapat informasi yang benar dan lengkap tentang apa yang sedang kami kerjakan di Mataloko,” kata Rizki. (Humas PLN)