Bajawa, KN — PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) mengajak puluhan wartawan dari berbagai media di Nusa Tenggara Timur meninjau langsung Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Mataloko (2×10 MW) di Kecamatan Golewa, Kabupaten Ngada, NTT, Jumat (24/10/2025).
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen PLN memperkuat keterbukaan informasi publik, khususnya terkait pengembangan energi panas bumi di Pulau Flores yang dikenal sebagai Pulau Panas Bumi. Dalam kunjungan tersebut, para jurnalis meninjau area PLTP eksisting, lokasi manifestasi panas bumi Mataloko, serta Desa Nua Wogo—salah satu penerima manfaat program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN.
“Selamat datang di PLTP Mataloko eksisting. Kami berharap kunjungan ini memberikan pemahaman yang lebih jelas dan nyata kepada para wartawan tentang kondisi di lapangan. PLN siap terus memberi terang melalui PLTP Mataloko,” ujar Wakil Kepala Teknik Panas Bumi (KTPB) PLTP Mataloko, Taufik Iskandar.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Manager Perizinan dan TJSL PT PLN (Persero) UIP Nusra, Bobby Robson Sitorus, menjelaskan bahwa kunjungan ke PLTP Mataloko merupakan wujud penerapan prinsip transparansi dan keterbukaan yang menjadi landasan PLN dalam berkomunikasi dengan publik, terutama untuk mendukung transisi energi di wilayah Nusa Tenggara.



Tinggalkan Balasan