Para jurnalis berkesempatan berbincang dengan petani lokal, Marselinus Gone, yang tengah mempersiapkan lahan untuk menanam cabai. Ia menegaskan bahwa aktivitas panas bumi tidak memengaruhi kegiatan pertanian warga.
“Buktinya tanaman tumbuh, ternak sehat, air sungai juga baik-baik saja. Tidak ada masalah dengan kesehatan,” katanya.
Warga Desa Ulubelu, Emerensiana Wawo, menambahkan bahwa masyarakat kini justru merasakan manfaat ekonomi dan sosial dari proyek PLTP Mataloko. Menurutnya, PLN selalu membuka ruang dialog dan mendengarkan aspirasi masyarakat.
“Hasil ternak dan sayuran kami tetap subur dan laku di pasar. PLN selalu hadir membantu dan siap melayani kami,” ucapnya.
Sementara itu, Ketua Adat sekaligus Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Nua Wogo, Yohanes Baghi, menyampaikan apresiasi kepada PLN yang selalu melibatkan masyarakat adat dalam proses pembangunan.
“Kami percaya pemerintah dan PLN sudah memikirkan yang terbaik. Kami sudah merasakan manfaatnya dan siap mendukung program ini,” ujar Yohanes.



Tinggalkan Balasan