“Har ini mereka sudah datang meminta kepada Pak Gubernur dan Wakil Gubernur, kalau boleh anak ini dikembalikan lagi untuk bisa bersekolah di SKO,” ungkap Bobby Pakh.
Kepala Sekolah Keberbakatan Olahraga (SKO) Hironimus Pati yang dikonfirmasi awak media menyebut, pihaknya memiliki hasil evaluasi yang kemudian berujung pada keputusan mendegradasi 5 siswa dari SKO. Menurut dia, Nando dan atlet Cricket didegradasi karena alasan akademik. Sementara 2 atlet Sepak Bola dan 1 atlet lainnya didegradasi karena alasan kesehatan.
Ia menjelaskan, keputusan degradasi ini diambil berdasarkan hasil evaluasi secara berkala, selama 3 bulan sekali atau triwulan. Setiap atlet punya 3 rapor yaitu rapor akademik, rapor olahraga dan rapor pintar.
“Dari hasil evaluasi selama beberapa triwulan, yang bersangkutan tidak memberikan catatan prestasi,” kata Hironimus.
Dengan demikian, berdasarkan hasil evaluasi, pihaknya kemudian mengambil keputusan untuk mendegradasi Nando dan memfasilitasi kepindahan Nando ke sekolah umum.



Tinggalkan Balasan