Thadeus Dapang, Tua Gendang Rebak, menyampaikan, “Kami mendukung penuh pengembangan PLTP Ulumbu Unit 5-6 karena kami melihat bahwa proyek ini dapat membawa kemajuan bagi daerah kami. Namun, kami juga meminta agar PLN terus menjunjung tinggi nilai-nilai adat dan tradisi kami.”
PLN memahami bahwa proses pembangunan harus dilakukan dengan mempertimbangkan aspek-aspek kebudayaan lokal. Oleh karena itu, setiap tahap pembangunan dipastikan mengikuti mekanisme dan tradisi adat setempat untuk menjaga harmoni antara proyek dan masyarakat adat di sekitar lokasi pembangunan.
Pendekatan dengan Keuskupan dan Gereja untuk Dukungan Sosial
Selain menjalin hubungan dengan masyarakat adat, PLN juga melibatkan Keuskupan Ruteng dalam proses pendekatan sosial. Gereja memegang peranan penting dalam kehidupan sosial masyarakat Manggarai, dan kerjasama dengan Keuskupan Ruteng menjadi kunci penting dalam memperkuat penerimaan masyarakat terhadap proyek PLTP Ulumbu. Pada 5 September 2023, PLN mengadakan pertemuan dengan Uskup Ruteng serta pimpinan gereja di Kantor Keuskupan Ruteng, di mana PLN menjelaskan secara rinci manfaat dari proyek pengembangan ini bagi kesejahteraan sosial dan ekonomi masyarakat.



Tinggalkan Balasan