Dikatakan Melki Laka Lena, karena ia harus maju menjadi calon Gubernur NTT maka harus mundur dari anggota DPR RI. “Yang pasti di 1 Oktober 2024 nanti, walaupun terpilih, saya tidak dilantik karena akan mempersiapkan diri untuk maju menjadi calon Gubernur NTT,” sebutnya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja sama secara baik sehingga Pembangunan Rumah Sakit Pratama Solor bisa dilaksanakan.
“Terima kasih Ibu Sulastri dan sebelumnya Pak Doris Alexander Rihi, Penjabat Bupati Flotim dan jajaran yang sudah bekerja sama dengan Pak Melki Mekeng, kalau Pak Mekeng mengajak saya untuk terlibat di sini. Kemudian sahabat saya Pak Ahmad Yohan, orang Solor asli dan kami semua akan semua akan terus mengurus NTT, mengurus Flotim dan mengurus Solor debgan baik dalam tugas apapun yang Tuhan berikan kami akan bekerja dengan baik sesuai apa yang bapa ibu percayakan kepada kami,” kata Melki Laka Lena.
Ia mengharapkan, dengan hadirnya Rumah Sakit Pratama di Solor mudah-mudahan semakin meningkatkan kualitas kesehatan bagi Masyarakat di solor. “Saya terharu dengan kerelaan orang tua tokoh adat dan tokoh masyarakat yang dengan suka rela memberikan tanah seluas ini untuk pembangunan Rumah Sakit Pratama,” sebut Melki Laka Lena.
Menurut Melki Laka Lena, kebesaran jiwa para tokoh adat dan masyarakat ini sebagai bentuk kerjasama masyarakat dan pemerintah demi pelayanan kesehatan yang prima, berkualitas bagi masyarakat Flores Timur khususnya di pulau Solor.
“Nanti ada alat kesehatan Rp15 Miliar dan sarana Prasarana Rp5 Miliar termasuk tenaga kesehatan. Jadi cuma di Flores ada tiga pulau ada tiga rumah sakit pemerintah,” katanya. (llt/ab)







Tinggalkan Balasan