Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Flores Timur, dr. Ogie Silimalar menyebut  pembangunan rumah sakit pratama Solor dengan lahan sebesar 3,5 hektare ini merupakan bentuk kerja sama yang baik pemerintah dan masyarakat karena tanpa sepeser pun.

“Terima Kasih kepada orang tua, masyarakat Lewohedo, yang sudah menyerahkan lahan 3,5 hektare untuk pembangunan rumah sakit Pratama Solor tanpa sepeser pun,” kata dr.Ogie.

Untuk diketahui, Pembangunan rumah sakit pratama berdasarkan nomor kontrak:04/JK.Konst.RS. Pratama Solor/PPK. Dinkes/VII/2024 dengan nilai kontrak 44.924.970.000 dengan masa pengerjaan 150 hari kalender.

Proyek pengerjaan Rumah Sakit Pratama Solor ini dikerjakan oleh kontraktor pelaksana PT. Flamboyan Prima Konstruksi dengan Konsultan Perencana PT. Spatium Artem Consultant serta Konsultan Pengawas CV.Bayu Pratama Jo dan CV Mestika Perisai Engineering.

Kepala Desa Lewohedo, Andreas Koten  mengatakan, penyerahan tanah 3,5 hektare kepada pemerintah dengan tujuan menjawab kerinduan masyarakat seluruh pulau Solor. “Selama ini kami di Pulau Solor ketika sakit harus rujuk ke rumah sakit menggunakan kapal laut ke daratan Flores di RSUD dr. Hendrikus Fernandez Larantuka. Atau juga ke Maumere dan Kupang. Karena kondisi ektrim kadang cuaca, gelombang laut sehingga menghambat pelayanan kesehatan. Ada juga pasien yang tidak tertolong dan harus meninggal dalam perjalanan,” kata Kades Andreas.

Sementara warga Lewohedo, Gerinus Geroda Koten (52) mengisahkan bahwa kadang situasi dan cuaca buruk sehingga dapat saja  menghambat pelayanan kesehatan. “Ibu hamil kadang melahirkan dalam perjalanan atau meninggal dunia,” sebut Gerinus.

Pamit Maju Cagub NTT

Pada kesempatan yang sama, Melki Laka Lena pamitan dengan Warga Solor, karena ditugaskan Prabowo dan Airlangga untuk menjadi Cagub NTT.

Kendati terpilih kembali menjadi anggota DPR RI periode 2024-2029, Melki Laka Lena harus menerima penugasan tersebut sebagai panggilan untuk melayani masyarakat NTT lebih konkrit lagi.

“Meski saya terpilih kembali di dapil NTT II yang meliputi Timor, Sumba, Sabu dan Rote Ndao, tetapi setelah pileg saya mendapat tugas baru dari Pak Airlangga Hartarto dan Pak Prabowo Subianto menugaskan untuk maju dalam pemilihan Gubernur NTT nanti,” sebut Melki Laka Lena.