Dia menambahkan, penyelenggaraan PON di tahun 2028 dengan NTT dan NTB sebagai tuan rumah sudah disepakati pembagian pertandingan. Dari 27 cabor diselenggarakan di NTT dan 27 cabor di NTB.

“Nanti pada saat penutupan PON di Aceh dan Sumatra Utara tahun 2024 itu, Bapak Pj Gubernur harus hadir karena akan ada penyerahan obor sebagai simbol estafet PON 2024 menuju PON 2028,” jelasnya

Dia menambahkan, master plan pembangunan sarana penunjang PON 2028 nanti sudah disetujui pemerintah pusat.

“Master plan itu terkait hal-hal penting diantaranya rencana pembangunan venue stadion ataupun gedung olahraga yang memiliki standar yang baik. Juga penginapan bagi para atlet,” ujarnya. 

Turut hadir pada jumpa pers ini antara lain Ketua KONI NTT Josef Nae Soi bersama jajaran pengurus Koni, dan Karo Administrasi Pimpinan Setda NTT, Pricilia Parera. (*)