Sebagai wakil NTT, Veronika akan memperjuangkan advokasi terkait promosi wisata dan budaya NTT, serta perlindungan terumbu karang yang mulai rusak di beberapa spot wisata di daerah NTT.
“Karena saya sendiri adalah seorang penyelam yang sudah mengunjungi beberapa destinasi di NTT, dan ada beberapa spot yang terumbu karangnya itu rusak,” ungkapnya.
Sehingga, kata Veroika, ketika ia terpilih menjadi finalis Putri Indoensia 2024, maka salah satu advokasi yang ingin diangkat adalah terumbu karang.
Veronika menambahkan, semua putri yang terpilih menjadi finalis harus kembali ke Jakarta tanggal 19 Januari, karena tanggal 20 Februari akan memulai pra karantina dan karantina.
“Jadi saya mohon dukungan dan doa dari pemerintah dan masyarakat yang ada di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT),” pungkas Vero.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT, Linus Lusi S.Pd.,M.Pd mengatakan, publik NTT tentu tidak asing dengan Veronika Asadoma.
“Karena Veronika ini putri dari Johni Asadoma, yang adalah mantan Kapolda NTT,” ujar Linus Lusi.





Tinggalkan Balasan