“Yang pertama saya juga harus ada tanah, kalaupun ada lebih uang ini tentunya juga saya harus buat supaya dia berkembang. Karena bagi saya ini suatu rahmat yang kemudian bagaimana anak cucu saya nanti tidak akan hilang sehingga akan tetap berkembang,” ungkapnya kepada Koranntt.com.
Vinsen menyebutkan, luas lahan yang diberikan kepada PLN adalah 4427 M2 dengan total nilai uang sejumlah 852.774.210.
“Soal uang yang diterima ini memang puas meski belum puas tapi itulah manusia. Sebab harga tanah ini telah di atur oleh karena itu bagaimana pun kita sebagai warga negara yang dibawah aturan kita juga harus mendengar sehingga apapun yang menjadi ketidakpuasan harus dipuaskan,” ujarnya.
Stefanus Akut warga lainnya menyampaikan terima kasih kepada pemerintah terutama presiden Jokowi.
“Kalau nanti Jokowi tidak lagi jadi presiden belum tentu ada lagi presiden yang memperhatikan rakyat Poco Leok. Jadi kita mesti berterima kasih,” ucapnya.
Kendati demikian Stefanus menambahkan, bahwa teman-temannya yang mungkin sedikit tidak mau terima atau tidak setuju dalam proyek strategis negara ini, kata dia adalah itu hal yang wajar.





Tinggalkan Balasan