Di samping itu, Kajati NTT juga meminta agar pemerintah daerah membuka Universitas Pertanian dan Peternakan, agar bisa memaksimalkan potensi pertanian dan peternakan di NTT.
“Saya mendorong Pemda supaya melalui instansi masing-masing atau Satker untuk menyelenggarakan Bazar ini, sehingga masyarakat yang ingin membeli bahan pokok ini tidak kesulitan,” tegasnya.
Kajati NTT berharap dengan terselenggaranya Bazar Murah Ramadhan 1444 H ini, bisa memberikan kontribusi bagi warga adhiyaksa, juga bisa memberikan dukungan kepada pemerintah Provinsi NTT dalam mengendalikan inflasi.
Ketua IAD Wilayah NTT Ny. Rofiqoh Hutama Wisnu mengatakan, kegiatan Bazar Ramadhan 1444 H terselenggara, sebagai wujud implementasi program organisasi corps Adhiyaksa sesuai petunjuk IAD Pusat.
Sebagai sebuah organisasi di lingkup kejaksaan, IAD wilayah NTT akan terus meningkatkan kegiatan-kegiatan bakti sosial, yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
“Kami juga akan membagikan Sembako kepada guru-guru di sekolah adhiyaksa, serta para cleaning service di kantor Kejaksaan Tinggi NTT,” ujar Ny. Rofiqoh





Tinggalkan Balasan