Menariknya, bisnis pertanian yang diterapkan Viktor bukan money oriented. Ia menerapkan prinsip pertanian Agrobisnis Terintegrasi (dari hulu sampai hilir). Alhasil kini bisnisnya sukses, sekaligus membawa berkat bagi masyarakat Manggarai. Ia merekrut karyawan orang Manggarai, membeli jagung dari masyarakat Manggarai, memakai jasa anak-anak Manggarai untuk mengirim babi dan pakan babi ke semua pembeli di berbagai wilayah Pulau Flores.

Perjuangan Membangun Pertanian Lewat Jalur Politik

Perjuangan Victor Selamet untuk menata dan membangun pertanian di Kabupaten Manggarai tidak berhenti. Kali ini ia mencoba lewat jalur politik. Ketika pertama kali mencalonkan diri sebagai Bupati Manggarai di tahun 2005, Victor Selamet memilih tagline ‘Membangun Manggarai, Membangun Pertanian’. Nahas, tidak semua harapan berjalan sesuai rencana. Kala itu ia harus mengakui kemenangan lawannya, paket Credo.

Pada tahun 2010, Victor Selamet kembali menantang paket Credo. Tetapi untuk kedua kalinya Victor Selamet harus mengakui kemenangan dari paket Credo. Walau cita-cita Victor Selamet membangun pertanian di Manggarai lewat jalur politik belum menemui hasil memuaskan, namun ia tidak pernah menyerah membangun pertanian di Manggarai dengan caranya sendiri.

Alumni Universitas Nusa Cendana Kupang itu memang tokoh yang begitu bijaksana. Sebab walau sudah dua kali mengalami kekalahan di pertarungan Pilkada Manggarai, 2005 dan 2010, tetapi dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia ia tetap mengaliri berbagai bantuan ke Kabupaten Manggarai, termasuk ke wilayah-wilayah yang mengungguli lawannya saat Pilkada. Tidak semua orang berpekerti seperti Victor Selamet.

Bagi Victor Selamet, politik itu tidak segampang apa yang disemulakan. Banyak sekali hal yang terjadi di luar perkiraan. Tetapi ia mengakui semua itu sangat wajar dalam mencapai suatu harapan maupun cita-cita. Menariknya politik menjadi komitmen atas sebuah pilihan bagi Victor Selamet. Bahwa hanya melalui jalur politik ia akan mendapat legitimasi yang lebih luas agar bisa mencapai perjuangannya menata dan membangun pertanian demi kesejahteraan masyarakat Manggarai. Sehingga pada tahun 2015, ia berniat untuk ikut bertarung kembali merebut kursi nomor 1 di Kabupaten Manggarai itu. Namun sayangnya pada saat itu partai meminta Victor Selamet untuk mengundurkan diri dan ternyata partai tersebut merekomendasikan orang lain.