Sektor pertanian sebagai potensi utama bagi daerah Manggarai memang sudah lama menjadi masalah. Hal ini menunjukan ketidakmampuan pemimpin hari ini untuk menjawabi persoalan tersebut. Karena itu, diharapkan ke depannya masyarakat Manggarai lebih menerima ataupun memilih sosok-sosok pemimpin seperti Victor Selamet. Tentu ada argumentasi logis ketika menyebut nama Victor Selamet. Sebab ia merupakan pakar pengetahuan pertanian sekaligus praktisi pertanian yang profesional dan sukses.

Selama ini ayah dua anak itu sering menggaungkan pertanian harus menjadi leading sector dan prime mover untuk menggerakkan semua sektor dan dilakukan dari hulu sampai hilir. Apa yang digaungkannya itu persis berangkat dari pengalamannya. Artinya ia tidak sekedar bicara, tetapi melampaui itu. Victor Selamet telah menunjukan bukti antara teori dan praktik yang sejalan.

Selama menjadi praktisi di dunia pertanian, Victor Selamet terbukti sukses mendesain model pertanian komperhensif, yakni Pertanian Agrobisnis Terintegrasi. Dalam desainnya, pria asal kecamatan Satarmese itu sangat menghindari penjualan produk pertanian primer. Sebab hal itu akan mengabaikan aspek value dari produk yang dijual. Selalu ia lakukan dari hulu sampai hilir sehingga berdampak positif bagi masyarakat, seperti membuka lapangan kerja, memakai jasa pengiriman barang, membeli jagung warga untuk pembuatan pakan, dan seterusnya.