Gagasan itu realistis dan rupanya tidak salah kaprah. Sebab, memang hingga saat ini pertanian menjadi satu-satunya sektor Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) paling tinggi dalam struktur perekonomian Kabupaten Manggarai.
Tetapi grafik Pendapatan Domestik Regional Bruto (PDRB) di sektor pertanian itu menunjukan angka yang semakin menurun setiap tahun. Itulah mengapa Victor Selamet mendorong kerangka pembangunan daerah yang memprioritaskan basis potensi dari suatu wilayah.
Victor Selamet mengamati selama ini sektor pertanian di Manggarai tidak tumbuh akibat produktivitas rendah. Realitas itu tentu bukan serta-merta kesalahan masyarakat tetapi karena minimnya intervensi alat bantu tekhnologi, keterbatasan lahan, akses modal tertutup, penataan kelembagaan tidak terstruktur, sistem distribusi dan pemasaran yang tidak teratur.
Alhasil, sejauh ini sistem pengolahan pertanian masyarakat Manggarai masih berlangsung secara konvensional. Maka tidak heran Nusa Tenggara Timur berada di urutan ke tiga kemiskinan dari bawah, include Manggarai.





Tinggalkan Balasan