“Kami bersyukur juga karena bapak Kadis telah bersedia untuk membantu peserta didik untuk menyelesaikan uang SPP mereka. Mohon maaf bapak Kadis, orang tua peserta didik ini datang meminta bantuan bahkan ada yang pinjam uang untuk bayar uang SPP anaknya. Pada saat itu saya juga bingung mau bantu mereka dengan cara apa. Sehingga dengan berat hati saya harus hubungi bapak Kadis untuk bisa datang dan bantu peserta didik ini,” kata Romo Bento, dilansir Koranntt.com dari Selatanindonesia.com.
Disebutkan Romo Bento, orangtua peserta didik ini kesulitan melunasi biaya uang SPP. Pasalnya, sebagian besar Orangtua penghasilan terbesar mereka berada di kali Noelmina.
“Mereka menghasilkan uang dari kali Noelmina. Mereka bekerjasama dengan Excavator untuk mengumpulkan batu kali dan juga pasir lalu kemudian dijual. Tetapi kondisi hari ini bahwa kali Noelmina mengalami longsor sehingga orangtua peserta didik ini kesulitan menghasilkan uang dan akibatnya adalah uang SPP anaknya mengalami penunggakan yang cukup besar,” pungaks Pastor Paroki ini. (*/SI/KN)





Tinggalkan Balasan