Tak hanya terkena dampak tanah longsor, siwa-siswi ini dikabarkan tidak diizinkan untuk mengikuti ujian Try Out pertama yang sedang berlangsung. Sebab, siswa-siswi ini belum melunasi biaya uang Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP).
“Persoalan peserta didik ini harus secepatnya diselesaikan. Kami sudah sepakat bahwa beberapa peserta didik ini akan kami usahakan untuk membebaskan uang SPP mereka agar mereka secepatnya bisa mengikuti ujian susulan. Nanti saya kontak kepala sekolah untuk membicarakan hal ini, khususnya nasib peserta didik yang terkena longsor Takari,” sebut Kadis Linus Lusi.
Dikatakan, pihaknya secepatnya akan menghubungi Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Takari untuk melakukan pendataan terhadap peserta didik yang terkena dampak longsor ini, agar bantuan yang disalurkan tepat sasaran.
Pastor Paroki Santa Maria Bunda Orang Miskin Noelmina, Beatus Ninu, mengucapkan terima kasih kepada Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT telah memberikan bantuan kepada siswa-siswi yang terkena dampak longsor Takari. Bantuan ini akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan siswa-siswi.





Tinggalkan Balasan