“Tanda tangan elektronik akan mempermudah kita dalam hal kecepatan dan efisiensi. Dengan adanya efisiensi, maka otomatis, digitalisasi dan pelayanan Bank NTT kepada masyarakat semakin lebih cepat,” ujar Sigit.

Ia menambahkan, dari sisi security sangat aman. Karena BSrE berada pada ISO peringkat 1 dan memiliki webtrust. Setiap tahun pihaknya selalu diaudit dari sisi keamanan.

“Kita juga sudah bekerja sama dengan Bank Sumselbabel, Bank Jabar, Bank Jatim dan Bank Kalbar. Jadi BPD NTT kelima yang sudah membangun kerja sama dengan BSrE dan BSSN,” ungkapnya.

Ke depan, kerja sama dengan BSrE dan BSSN juga akan menjangkau keamanan transaksi digital. BSSN telah mendapat rekomendasi untuk melakukan supervisi terhadap Bank NTT untuk meningkatkan keamanan siber.

“Jadi kita bertahap ya. Siber ini kita perlu tahapan-tahapan untuk meningkatkannya secara matang,” tandasnya. (*)