“Salah satu bentuk yang dibutuhkan adalah komitmen dan konsistensi kita untuk masuk pada perubahan. Kita harus beradaptasi secara cerdas, secara teknologi, secara mindset atau pola pikir, dan secara pola kerja kita, tidak bisa lagi membawa pola-pola kerja zaman dahulu, tapi harus menyesuaikan dengan zaman teknologi yang maju dan hebat di zaman yang serba digital,” tegas Alex Riwu Kaho.

Dirut Bank NTT juga menyampaikan terima kasih kepada BSrE dan BSSN yang sudah hadir dan mau membangun kerja sama dengan Bank NTT.

“Kiranya Tuhan yang maha kasih dan penyayang senantiasa memberikan kita semua hikmat akal budi kecerdasan, kesehatan, kemampuan, serta kita dimampukan menjalankan semua tugas tanggung jawab dalam waktu dan kuasa serta rancangan-Nya. Kiranya nama Tuhan senantiasa dimuliakan dan apa yang kita kerjakan, dan jadi berkat bagi kita semua bagi nasabah bagi masyarakat, bagi pemilik, dan khususnya bagi Bank NTT,” tutup Alex Riwu Kaho.

Sementara itu, Kepala Biro Hukum dan Komunikasi Publik BSSN Sigit Kurniawan mengatakan, penerapan tanda tangan elektronik akan mempermudah proses bisnis Bank NTT dalam rangka digitalisasi dokumen-dokumen yang sebelumnya konvensional menjadi elektronik.