Sebagaimana diketahui sungai Siumate meluap sebagai akibat hujan deras selama seminggu yang lalu sejak tanggal 23 Desember 2022. Kemudian berhenti tanggal 26 Desember 2022. Hujan mulai turun kembali pada tanggal 27 sampai dengan 28 Desember 2022. Akibat hujan tersebut menyebabkan tanggul sungai Siumate ambruk pada pukul 22.40 wita pada tanggal 28 Desember 2022 lalu.

Akibat meluapnya sungai tersebut mengakibatkan banyak rumah yang terdampak, diantaranya ada 9 rumah hanyut, 10 rumah rusak berat, 6 rumah rusak ringan dan 11 rumah terendam banjir. Saat ini para korban masih berada di posko penampungan yang didirikan sejak tanggal 29 Desember 2022. Diantaranya para korban banjhir ada 16 balita dan 4 ibu hamil.

Rektor IAKN Kupang, Dr. Harun Yeremia Natonis, M.Si didampingi Wakil Rektor II, Maxy Lak’apu, S.Pd., M.Pd.K dan Wakil Rektor III, Soleman Baun, D.Pd., M.Pd.K bersama Ketua Majelis Jemaat GMIT Efrata Siumate, Pdt. Victor Toto, S.Th, Camat Fatuleu Barat, Kandidus Neno, SH dan Kepala Desa Naitae, Kores Abraham Laome mengunjungi lokasi bencana banjir dan menyaksikan langsung keadaan rumah-rumah yang rusak sebagai akibat luapan sungai Siumate. Di sela-sela kunjungan Rektor IAKN Kupang menyerahkan bantuan sembako kepada korban banjir. (*/Vg)