Ia menjelaskan, masyarakat NTT akan berjuang untuk menjadi tuan rumah yang berbhineka, serasi, selaras dan seimbang.
“Karena itu tidak hanya Kristiani, tapi umat Islam. Kta ingin tunjukan bahwa NTT ini rahimnya Pancasila,” jelas Josef Nae Soi.
Ketua Panitia H. Jamaludin Ahmad mengatakan, Pesparani Nasional II di Kota Kupang akan menghadirkan konfigurasi toleransi umat beragama.
“Yang menarik adalah kita akan menampilkan konfigurasi toletansi umat bergama di NTT. Besok yang membawa bendera adalah siswi muslim yang menggunakan jilbab,” ungkapnya. (*)
Halaman





Tinggalkan Balasan