TANPA terasa hari ini (5 September 2022), rentang waktu kalender masehi genap sudah empat tahun Gubernur Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) bersama Wakil Gubernur Josep A. Nae Soi (JNS) memimpin Provinsi NTT. Mereka berdua dikenal dengan tagline NTT Bangkit NTT Sejahtera.
Kita semua tentu merasakan ada perubahan tatkala Gubernur VBL memimpin daerah ini. Gaya bicara yang blak-blakan; apa adanya. Gaya memimpin yang to the point; tidak bertele-tele; cepat dan ingin agar semua yang dikerjakan terukur serta ada kemajuannya. Gubernur VBL menunjukan hal-hal yang praksis namun berdaya magis yang tinggi; sebut saja misalnya mulai dari memungut sampah. Selain itu, penegakkan disiplin di lingkungan Aparatur Sipil Negara (ASN). Bahkan pernah ada ASN yang mengenakan rompi orange. Mereka ada dalam kategori yang tidak disiplin masuk dan pulang kantor. Juga pernah ada pejabat yang dihukum scott jump karena sound system yang ‘eror” ketika ada kegiatan rapat kerja di gedung olah raga Flobamor, beberapa waktu lalu. Dan masih ada banyak contoh lain.
Seolah-olah Gubernur VBL ingin mengatakan bahwa, “satu tindakan nyata lebih berarti daripada seribu kata; yang hanya mampir di telinga kanan lalu keluar di telinga kiri dan tak berkesan bahkan tak membekas sedikitpun di otak dan hati setiap yang melihat serta mendengar apa yang dikatakannya.”
Karena itu, artikel ini tidak sedang mengukur sejumlah indikator keberhasilan program Gubernur VBL dalam memimpin daerah ini tetapi sekadar menelisiknya dari aspek narasi yang digaungkan Gubernur VBL; sejauh dokumen yang sempat terdokumentasi.
Kekuatan Kata
Ada istilah “Words Can Change Your World.” Artinya: “Kata-kata dapat mengubah kehidupan Anda.” Hal ini menggambarkan bahwa kekuatan kata-kata (words) memiliki dampak yang begitu besar dalam mengubah kehidupan anda ke arah yang baik atau ke arah yang buruk. Words atau kata-kata dibagi menjadi dua jenis yakni positif dan negatif. Yang dimana setiap jenis mempunyai konten dan maksud yang berbeda dalam pengucapannya.







Tinggalkan Balasan