“Di sini (Manggarai), offtaker sudah ada yaitu dari lokal dan sudah bertanggung jawab untuk petani, Bank NTT, dam Pemprov. Offtaker juga menjamin untuk membeli dengan harga 3.750 sampai 4.000 per kilogram,” tutupnya.
Bupati Manggarai Herybertus G.L Nabit menyampaikan terima kasih kepada pemerintah Kecamatan Satarmese Utara, pemerintah Desa Nao, dan seluruh masyarakat setempat yang sudah mengizinkan lahan untuk uji coba program TJPS.
“Awalnya memang kita sudah tahu semua, bahwa ini agak sulit berproses, tetapi karena keterbukaan kita semua juga maka hari ini kita bisa panen raya,” katanya.
Hery juga mengapresiasi panen perdana yang hasilnya mencapai 4,5 ton. Menurut dia, hasil ini merupakan awal yang baik dan berharap ke depannya lebih semangat lagi untuk melaksanakan program TJPS.
Sejumlah para petani pun mengaku senang, karena pemda Manggarai membawa langsung offteker ke lokasi panen jagung tersebut.
“Ini yang kami harapkan pak, pemerintah bawa langsung pembeli ke lokasi, secara otomatis kerja kami juga tidak sia-sia karena pembelinya jelas,” ungkap para petani saat proses panen perdana TJPS.





Tinggalkan Balasan