Kecintaan Pada Uang
Praktik suap-menyuap ala Prof. Karomani dan anak buahnya sangat bertalian dengan apa yang disebut oleh Socrates sebagai nafsu tubuh dan kecintaan pada uang. Bagi Socrates, uang harus diperoleh demi dan melayani tubuh (Plato, 2017: 18). Setiap kita tentu mencintai dan menginginkan uang demi menopang kehidupan kita. Pada zaman ini kalau Anda hidup tanpa uang, maka segala sesuatu terasa begitu sulit dan berat untuk dijalani. Namun, menginginkan bertambahnya uang di saku dan rekening di bank dengan memanfaatkan jabatan akademik untuk memeras para mahasiswa adalah sebuah tindakan yang keliru dan tak beradab. Menurut Socrates akibat dari nafsu tubuh dan kecintaan pada uang ialah waktu yang semestinya digunakan untuk berfilsafat menjadi hilang.
Gosip Para Profesor
Kecintaan Prof. Karomani yang berlebihan kepada uang membuat nalar kritisnya meredup drastis dan kehilangan waktu untuk membaca, merenung, berpikir dan mendalami soal-soal ilmiah yang adalah dunianya. Hal semacam ini bisa menyepak seorang akademisi ke dalam dunia gosip (obrolan kosong tentang urusan pribadi) yang tidak bermutu. Tentang gosip kaum akademisi ini penulis Yahudi Yuval Noah Harari dalam bukunya berjudul Sapiens menulis demikian:





Tinggalkan Balasan