“Begitu banyak keuntungan yang didapatkan oleh petani Kedelai usai bekerja sama dengan FKDB. Sebab mereka memberi tidak hanya membeli melainkan juga melakukan pendampingan. Bahkan, kini hasil Kedelai mulai meningkat, dari biasanya hanya menghasilkan 1 ton untuk satu hektar, kini mencapai 1,7 ton per hektare,” ungkapnya.
Keberhasilan petani Kedelai di Kajong Manggarai juga merupakan hasil campur tangan dari Bunda Julie. Anggota DPR RI Komisi IV itu berhasil mengajak offtaker FKDB untuk menjemput langsung hasil Kedelai. Harga Rp8.500 per Kg merupakan jumlah yang diterima petani tanpa biaya transportasi ke kota.
“Makanya kita mesti membuka jaringan seperti sekarang. Saya sangat beruntung sekali mendapatkan Azaki Tempe. Jadi Kedelai kita di NTT terutama di Manggarai, kualitasnya terbaik nomor satu dibandingkan dengan di provinsi lain. Jadi semua sudah dianalisis,” kata Bunda Julie.
“Daripada mereka impor menguntungkan orang luar tapi kalau membeli di negeri sendiri dampaknya langsung dirasakan oleh masyarakat Indonesia. Sehingga uang itu tidak setor ke orang lain atau ke negara lain,” sambungnya.





Tinggalkan Balasan