“Hasil penangkar akan dijadikan benih dan akan disalurkan dan dikembangkan di 4 Kecamatan di Kabupaten Manggarai,” kata Laurengsius Laoth, di hadapan Anggota DPR RI Komisi IV, Julie Sutrisno Laiskodat.
Menanggapi hal itu, Julie Sutrisno Laiskodat mengaku bangga. Menurut Bunda Julie, hasil penjualan tersebut setidaknya membuka mata dan pikiran masyarakat bahwa Kedelai merupakan produk pertanian yang cukup menjanjikan.
“Itu berarti setiap bulan saya selalu datang ke sini. Saya mau sampaikan adalah kebutuhan Kedelai di Indonesia itu sangat banyak. Bukan hanya Tahu Tempe, tetapi banyak produk yang membutuhkan bahan baku Kedelai. Tetapi hampir 90% Kedelai kita itu datangnya dari luar,” ungkap istri Gubernur Viktor Laiskodat ini kepada wartawan.
Bunda Julie menampik anggapan bahwa tanah Indonesia tidak cocok untuk menanam Kedelai. Ia menegaskan bahwa di seluruh wilayah Manggarai, Kedelai telah ditanam sejak jaman nenek moyang. Tapi hasil perkebunan Kedelai itu hanya untuk dikonsumsi sendiri. Sedangkan untuk dijual harganya sangat murah, jika dibandingkan dengan komoditi yang lain.





Tinggalkan Balasan