Proyek ini berlangsung hingga 2026 di tiga provinsi, yaitu Sumatera Selatan, Sulawesi Selatan, dan Nusa Tenggara Timur, yang mendukung upaya pemerintah Indonesia untuk mencapai prioritas pembangunan nasional dalam menciptakan penghidupan berketahanan iklim dan ketahanan pangan untuk masyarakat rentan, khususnya perempuan dan anak perempuan di Indonesia.
Turut hadir sebagai pemateri dalam kegiatan ini adalah Asisten Deputi Pengarustamaan Gender untuk Bidang Sosbud Muhammad Ihsan, Dr Ir Rodialek Pollo MSi dari Universitas Cendana dan Yayasan Pikul. (*/KN)
Halaman





Tinggalkan Balasan