“Pendampingan hukum bidang keperdataan juga diberikan terhadap permasalahan bidang kredit PT. Bank NTT, dan untuk Perusahaan Umum (Perum) BULOG Kantor Wilayah Nusa Tenggara Timur,” ungkap Kajati NTT.

Di samping itu, Kejati NTT juga mmberikan pendampingan JPN dalam penyelesaian permasalahan pencairan Bank Garansi Jaminan Pelaksanaan PT. PLN (Persero) Unit Induk Wilayah NTT.

Kemudian, Kejati NTT memberikan pendampingan hukum (Legal Assistance) terhadap Proyek Strategis Nasional (PSN) berdasarkan surat permohonan dari Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara II, kajian hukum (legal opinion) terhadap proses penerbitan SHGB aset tanah PLN di Provinsi NTT.

Pendampingan hukum juga diberikan oleh Kejati NTT untuk pengawasan pelaksanaan kegiatan konstruksi pada Balai Prasarana Permukiman Wilayah NTT, dan Proyek Strategis Nasional (PSN) pada Balai Pelaksana Jalan Nasional NTT, serta pada Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara II.

Kajati NTT Wisnu Hutama menambahkan, di bidang pengawasan, dalam kurun waktu Januari – Juli 2022, Kejaksaan wilayah Hukum NTT telah melakukan Inspeksi Umum sebanyak 16 kegiatan, Inspeksi Khusus nihil, Klarifikasi 2 kegiatan berdasarkan Surat Perintah Kajati, Inspeksi Kasus nihil, Penyelesaian Laporan Pengaduan Masyarakat: 3 laporan di mana 1 di antaranya telah selesai dengan tidak ditemukan bukti awal, serta Rekapitulasi Penjatuhan Hukuman Disiplin nihil. (*)