“Tak hanya gedung, saya akan perjuangkan juga fasiltas baca seperti mobil perpustakaan dan buku-buku serta pojok baca digital. Tahun depannya saya akan perjuangkan lagi 5 kabupaten lagi untuk mendapat bantuan gedung. Setiap tahunnya kita akan perjuangkan. Niat baca di NTT itu sangat tinggi hanya fasiltas yang masih kurang,” ucap Bunda Julie.
Kehadiran Bunda Julie dalam TalkShow dan Pelatihan Kepenulisan ini merupakan implementasi dari inovasi Perpustakaan Nasional RI dan Duta Baca Indonesia untuk menjangkau pelayanan ke semua kalangan dalam membangun literasi, tak berbatas oleh jarak tak berhitung oleh waktu.
Kegiatan ini menghadirkan Heri Hendrayana Haris alias Gol A Gong, adalah salah satu cara Perpustakaan Nasional RI melalui Duta Baca Indonesia untuk menjemput dan mendidik/melatih generasi emas agar kelak menjadi generasi literasi yang mendunia.
Pustakawan Ahli Utama, Perpustakaan Nasional RI, Nelwaty dalam sambutannya mewakili Kepala Perpustakaan Nasional RI mengucapkan terima kasih kepada peserta yang hadir, karena ini merupakan bukti apresiasi masyarakat yang sangat tinggi terhadap Duta Baca Indonesia dan dunia Literasi.
Nelwaty juga menyatakan bahwa layanan perpustakaan saat ini tidak hanya menyediakan kebutuhan pengguna dalam bentuk koleksi berupa koleksi konvensional. Perkembangan dunia digital menuntut perpustakaan untuk mampu menyediakan sumber daya berbasis elektronik.
“E-resources merupakan salah satu komponen penting pada pelayanan perpustakaan perguruan tinggi sebagai penyedia media komunikasi ilmiah dalam dunia pendidikan dan penelitian. Keberadaannya sangat dibutuhkan bagi banyak kalangan, terutama di era saat ini dengan karakteristik pengguna berbasis teknologi informasi dan komunikasi (TIK).” Jelasnya.
“Kehadiran seorang Duta Baca Indonesia ditengah-tengah masyarakat akan menjadi pengungkit dan pendorong kebiasaan masyarakat Indonesia untuk berbudaya gemar membaca dan menulis. Selain itu peran bunda literasi, bunda baca, pegiat literasi dan library supporter lainnya pada masing-masing wilayah dapat menjadi energy yang sungguh luar biasa dengan bersinerginya mereka dengan masyarakat dalam menggelorakan gemar membaca sedini mungkin dan dimulai dari keluarga”, ujar Nelwaty.







Tinggalkan Balasan