“Semua kekayaan alam dan pariwisata kita itu harus diliterasikan, supaya menjadi daya tarik. Dengan literasi ini, orang akan datang ke NTT. Karena kita di 22 kabupaten kota memiliki pariwisata yang berbeda-beda,” kata Bunda Julie dalam arahannya.
Bunda Julie menegaskan, Provinsi NTT merupakan daerah yang sangat luar biasa, dan leluhur telah mewariskan budaya yang beragam dan istimewa.
Peninggalan-peninggalan bersejarah seperti Tenun Ikat harus diliterasikan dan dibahasakan dalam tulisan yang indah, agar menarik banyak wisatawan untuk berkunjung ke NTT.
Bunda Julie menegaskan bahwa, membaca adalah jendela dan pintu untuk menaikan derajat, serta salah satu syarat untuk memiliki masa depan yang cerah di kemudian hari.
“Jadi membaca itu sangat penting. Karena saya melihat banyak orang bisa menjadi hebat dan pintar, hanya dengan membaca buku. Termasuk suami saya, Viktor Laiskodat,” ujar Julie Laiskodat.
Gubernur NTT, kata Bunda Julie, dulunya suka berkelahi di jalan, namun dengan rajin membaca pria yang akrab disapa VBL itu kini sukses menjadi pengusaha dan pemimpin masyarakat NTT.





Tinggalkan Balasan