Mgr Manek dengan rendah hati melakukan apa yang diajarkannya mengenai ‘berbuat baik’ bagi sesama. Kata kunci karya pelayanannya di tengah orang kecil adalah: “… jika anda bertanya dari mana asal orang-orang yang anda layani, maka anda akan gagal melihat Wajah Allah!”

Saudara! Para barisan panjang SMGM tidak saja melakukan perbuatan-perbuatan baik dan terpuji, melainkan mereka memiliki intensi khusus dan istimewa: yakni meneruskan apa yang telah dilakukan sang komandan, Uskup Via Dolorosa yang miskin papa dan selalu belajar berbuat baik bagi sesama yang hina, menderita dan terlantar! Ia ‘hidup miskin’, mengikuti jejak Sang Guru Yesus Kristus, yang walaupun Allah, namun Ia meninggalkanNya dan menjadi manusia serta tinggal dan terlibat dalam kehidupan manusia.

Saudara dan saudariku terkasih! Setiap usaha yang baik, yang kita lakukan, itulah cara dan pola untuk belajar berbuat baik, dengan mencontohi Tuhan yang tiada henti melayani dan memperhatikan kebutuhan kita manusia. Sekolah untuk berbuat baik ada pada Tuhan Yesus, dan kita bersama Mgr Gabriel Manek SVD menjadi murid-murid kekasih Tuhan di setiap perjalanan hidup ini!

Doaku dan berkat bagimu
P. Gregor Neonbasu SVD
Soverdi Oebufu Kupang