3. Pembangunan rumah swadaya sebanyak 10 unit per tahun dengan anggaran Rp 15 Juta per penerima manfaat. Tetapi dalam pengadaan bahan untuk rumah swadaya tersebut tidak sampai Rp15 Juta. Bahkan ada penerima yang tidak dapat.
Dalam bantuan rumah swadaya itu diduga ada perangkat desa yang juga dapat hingga berkali-kali. Beberapa bantuan lain pun juga diduga dibagi ke perangkat desa.
4. Program perluasan jaringan air minum milik proyek PPIP di Dusun Piso, Langkas dan Ojang. Program tersebut tidak terlaksana dengan baik. Sambungan pipa tidak sampai ke sasaran dan sekarang sudah terlihat rusak. Kades juga diduga secara sengaja memotong jalur utama aliran air demi kepentingan dirinya dan keluarga.
5. Proyek Pamsimas pembangunan bak air yang dikelola oleh Desa Paralando pun tidak terealisasi dengan baik. Selain itu pembangunan drainase di Dusun Piso yang tidak ada asas manfaatnya, karena sumber airnya tidak ada.
6. Pembangunan Polindes di Dusun Piso dengan anggaran Rp121 Juta. Pembangunan itu terkesan dibuat asal jadi. Anggarannya diduga sengaja dihematkan, mulai dari pembelanjaan material sampai pada pengerjaan fisik.



Tinggalkan Balasan