Mentalitas keempat adalah sikap rajin dan jujur. Belajar dan meneliti membutuhkan ketekunan luar bisa, supaya bisa sampai pada pengetahuan baru dan pengembangan diri. Ini tidak bisa dilakukan, ketika organisasi (misalnya universitas) cenderung kerja santai-santai, dan tidak patuh pada tanggung jawab kerja yang ada. Kejujuran dalam mengakui, bahwa dirinya bisa salah, juga merupakan bagian penting dari pengembangan dunia pendidikan. Kejujuran dalam soal keuangan dan tata kelola juga amatlah penting.

Pengembangan Pendidikan

Yang harus terus diingat adalah, bahwa penelitian bukanlah tujuan pada dirinya sendiri. Ia bukanlah tujuan tertinggi. Di dalam universitas, tujuan tertinggi adalah pengembangan pendidikan. Penelitian dan pembelajaran dikembangkan sebagai bagian dari proses yang lebih luas, yakni proses pendidikan.

Penelitian dan pembelajaran hanya bisa berkembang, jika universitas-universitas di Indonesia sudah mempunyai budaya dan mentalitas tertentu. Uang dan sarana fisik yang diciptakan memang membantu proses pengembangan. Namun, itu semua percuma, tanpa pengembangan mentalitas dan budaya universitas yang egaliter, kritis, revolusioner, rajin dan jujur. Studi banding ke universitas-universitas luar negeri juga akan menjadi sia-sia, jika mentalitas dan budaya ini tidak diperhatikan.