PWI-Bank NTT Gelar Uji Kompetensi untuk 25 Wartawan di Kupang

  • Bagikan
Pose bersama wartawan dan penguji dari PWI Pusat / Foto: Dok. PWI NTT

Kupang, KN – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) menggandeng PT. Bank NTT untuk menggelar Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang ketujuh di Kota Kupang.

Kegiatan UKW dilaksanakan di Hotel Sahid T-More Kupang pada Rabu 13 sampai Kamis 14 Oktober 2021, dan dibuka secara resmi oleh Direktur Kepatuhan Bank NTT, Hilarius Minggu.

Selain pengurus PWI NTT, pejabat Bank NTT dan peserta UKW, hadir juga penguji dari PWI Pusat, diantaranya, Suprapto, Dwikora Putra, Nurcholis Basyari, Emanuel Dewata Odja, dan Widodo Asmowiyoto.

Ketua PWI NTT, Hilarius F. Jahang dalam sambutannya pada acara pembukaan mengatakan, UKW kali ini merupakan UKW ketujuh yang digelar oleh PWI NTT.

Menariknya, UKW kali ini didukung penuh oleh PT. Bank NTT sebagai salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang selama ini bergerak dalam sektor keuangan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“UKW kali ini adalah UKW pertama yang dilaksanakan oleh PWI NTT, dan didukung penuh oleh Bank NTT. Selama ini PWI NTT menyelenggarakan UKW karena kerja sama atau penugasan yang diberikan Dewan Pers,” kata Hilarius Jahang.

Dalam sambutannya, Hilarius juga melaporkan bahwa banyak sekali wartawan di NTT yang belum mengikuti Ujian Kompetensi Wartawan.
Alhasil, produk jurnalistik yang dihasilkan oleh wartawan terkadang sangat mengecewakan narasumber karena tidak sesuai dengan Kode Etik Jurnalistik (KEJ).

“Karena itu, kami mendorong teman-teman untuk mengikuti UKW. Kami berterima kasih kepada Bank NTT yang mensuport kami secara penuh untuk melaksanakan kegiatan UKW,” jelasnya.

Hilarius berharap kerja sama dengan Bank NTT tetap terjalin, agar ke depan bukan hanya kegiatan UKW, tetapi kegiatan lain seperti pelatihan jurnalistik juga terus dilaksanakan, untuk menambah wawasan wartawan di NTT.

“Kami sangat berharap kerja sama ini dilanjutkan pada tahun-tahun yang akan datang. Bukan hanya UKW, tetapi kegiatan pelatihan jurnalistik lainnya. Kami sangat mengharapkan dukungan penuh dari Bank NTT,” ucap Hilarius Jahang.

Ia menambahkan, dari ratusan berkas pendaftaran yang masuk ke PWI NTT, telah dilakukan seleksi dan verifikasi. Hasilnya 20 wartawan dinyatakan lolos mengikuti UKW jenjang Muda, sementara 5 orang wartawan lolos mengikuti UKW jenjang Utama.

BACA JUGA:  Insentif Nakes Belum Dibayar, Ini Penjelasan Sekda Manggarai

“Saya berharap supaya teman-teman yang ikut UKW ini bisa lulus semuanya. Kalau lulus, menandakan bahwa kita kompeten sebagai wartawan,” tutup Hilarius.

Sementara Wakil Sekjen PWI Pusat, Suprapto, menyampaikan, salah satu program kerja PWI Pusat adalah menggelar kegiatan UKW, karena UKW adalah sarana untuk meningkatkan profesionalisme wartawan.

Menurutnya, seringkali terjadi, banyak orang mengaku wartawan, tetapi bekerja tanpa mematuhi undang-undang dan kode etik wartawan.

Oleh karena itu, UKW ini adalah sarana untuk menilai apakah orang yang selama ini bekerja sebagai wartawan memiliki kompetensi atau tidak.

“Kompetensi yang harus dimiliki wartawan adalah knowledge atau pengetahuan, skill atau keterampilan dan awarness atau kesadaran,” ujar Suprapto.

Ia menegaskan, wartawan dalam bekerja ada koridor yang harus dipatuhi. Kebebasan Pers tidak menjadi alasan wartawan mengabaikan aturan yang ada.

“Kontrol sosial yang dilaksanakan Pers adalah kontrol sosial untuk kepentingan publik sesuai dengan UU Pers Nomor 40 Tahun 1999. Pers harus menjadi pilar keempat demokrasi, karena Pers punya peran yang sangat mulia dalam membangun peradaban, dan melaksanakan edukasi kepada masyarakat agar sadar dan ikut membangun negara,”  jelasnya.

Pers juga diharapkan menjadi penyeimbang untuk legislatif, eksekutif dan yudikatif. Karena itu Pers harus berkerja sesuai koridor, sehingga Pers tidak menjadi perusak demokrasi.
Direktur Kepatuhan Bank NTT, Hilarius Minggu yang hadir membuka kegiatan UKW menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan UKW.

“Kami Bank NTT mendukung kegiatan ini karena kami ingin teman-teman wartawan dalam menyampaikan berita itu benar-benar profesional. Teman-teman wartawan ini sudah banyak yang kompeten, tapi harus dibuktikan dengan satu lembar kertas sertifikat,” tandasnya.

Ia menambahkan, tujuan Bank NTT mendukung kegiatan UKW ini adalah untuk mengoptimalkan sinergitas antara Bank NTT dan wartawan.

“Semoga teman-teman yang mengikuti UKW ini dinyatakan kompeten,” harapnya.

Pantauan Koranntt.com, kegiatan UKW resmi dibuka pada pukul 09:00 Wita dan berlangsung hingga pukul 17:30 Wita. Rencananya kegiatan UKW dilanjutkan lagi pada Kamis 14 Oktober 2021 mulai pukul 08:00 Wita sampai selesai. (*)

  • Bagikan