“Karena ilmunya itu ada. Kalau mau, mari dan bergabung di unit-unit yang berkaitan dengan pembentukan karakter. Seperti di HIMPI dan JAKNAS. Itu merupakan atmosfer yang bisa dipelajari dalam dunia usaha,” ucapnya.
“Karena JAKNAS merupakan lembaga yang saling berkolaborasi, sekaligus melatih kita untuk cara mengembangkan usaha dari kelas UMKM hingga jadi pengusaha sukses,” sambungnya.
Bisnis Properti dan Dukungan Bank NTT
Selain memiliki usaha di bidang Sembako, CEO Jabal Mart, Fahmi Abdulah juga terjun langsung ke dunia bisnis properti, karena melihat peluang pasar yang sangat luar biasa di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU).
“Dulu di Kefa, saya melihat jumlah pendatang sangat banyak. Seperti Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan masyarakat dari luar daerah Kefa bertambah. Dan mereka tinggal di kos. Sehingga saya melihat ada peluang pasar untuk bisnis properti,” jelas Fahmi.
Menurutnya, menjadi seorang pengusaha, ia dituntut untuk harus juga bisa melihat peluang pasar yang sudah tercipta, dan wajib merebut pasar tersebut.



Tinggalkan Balasan