Menurutnya, menjadi seorang pengusaha, ia dituntut untuk harus juga bisa melihat peluang pasar yang sudah tercipta, dan wajib merebut pasar tersebut.

Ia juga harus membangun mitra yang baik dengan Bank NTT, untuk mendukung perkembangan usaha yang sedang digeluti tersebut.

“Hingga sekarang, sudah sebanyak 100 unit rumah yang telah dibangun. Puji Tuhan, dan sekarang kita coba buka di Atambua. Ke depannya kita akan buka juga di Petuk, Kota Kupang. Terima kasih juga kepada Bank NTT, karena mereka yang mendukung saya sejak awal,” kata Fahmi Abdulah.

Dalam rangka memperingati HUT Bhayangkara, Fahmi Abulah mempunyai cara tersendiri untuk mengapresiasi kinerja aparat kepolisian yang ada di Kabupaten Timor Tengah Utara, dengan mengkonsepkan rumah DP Rp0.

“Jadi kita coba konsepkan dengan DP rumah Rp0 dan membebaskan BPHTB, sehingga mereka lebih gampang untuk mendapatkan rumah khusus di bulan Juli ini. Sekarang sudah ada empat orang yang mau ambil. Berkasnya sudah dimasukan ke Bank NTT,” ucap Fahmi.

Dia juga meminta kepada masyarakat untuk terus mendukung semua pengusaha lokal, untuk terus tumbuh dan berkembang bersama Bank NTT. Karena bisnis yang dijalankan pasti terus dibutuhkan oleh masyarakat.

“Kalau dari perbankan tidak ada masalah. Mereka sangat konsen sekali untuk membantu kita. Kita tumbuh dan berkembang karena ada teman-teman dari Bank NTT yang turut mendukung kita. Kalau dari pemerintah, pelayanannya masih sangat lamban,” terangnnya.

“Saran saya, dukung kami pengusaha lokal bersama Bank NTT. Karena kami juga wajib mendukung mereka. Jelas akan investasi balik dari Bank NTT ke kami, dan uangnya pasti akan kami investasikan di NTT,” tandasnya. (*)