“Semalam saya sempat pusing saat tiba di Polres Sikka karena darah mnegucur terus. Saya dibawa ke rumah sakit untuk djahit luka robek di pelipis mata saya. Sampai sekarang saya masih sulit membuka mata saya sehingga tidak bisa membuka bengkel motor saya,” ucap Emanuel.
Sementara Novayanti Alfrida Piterson, istri dari Emanuel Manda yang menyaksikan langsung suaminya dihajar Satgas menuturkan, usai digebuk suaminya diangkat dan dan dibuang di atas mobil patroli.
“Usai pukul suami saya, mereka buang dia ke atas mobil patroli lalu dibawa dengan paksa keliling permukiman warga. Mungkin niat mereka, supaya menakut-nakuti warga. Atau petugas gabungan ingin supaya darah yang ada pada pelipis mata dan dahi itu, keluar terus supaya suami saya mati perlahan-lahan. Atau entah apa maksud mereka. Pokoknya terlalu sadis mereka perlakukan suami saya,” kisah Nova per telepon Kamis, (8/7/2021).
Ia menjelaskan, setelah dibawa oleh satgas dan keliling rumah warga menggunakan mobil patroli, dirinya bersama teman-teman nekat mengikuti petugas untuk meminta agar suaminya segera diantar ke rumah sakit agar bisa diselamatkan.



Tinggalkan Balasan