Luangkan waktu untuk menjalin hubungan dan kegiatan berkualitas, seperti sarapan bersama, mengantarnya ke sekolah, datang ke setiap acara yang dilakukan anak, atau sebatas berbincang sebelum tidur mengenai kegiatan yang dilakukannya seharian.

Hal ini perlu dilakukan agar anak tidak kesepian dan punya rasa memiliki yang tinggi. Meskipun ini hal sepele, namun akan berdampak pada masa depan anak. Jika kurangnya kasih sayang terhadap anak, maka anak akan mempraktekkannya ketika ia dewasa nanti, atau bahkan semenjak itu karena rasa memilikinya sangat minim.

Cintailah anak dengan tulus, sebagai orang tua bisa memarahi anak-anak yang melakukan kesalahan, namun tetap cintailah mereka apapun perilaku mereka. Anak-anak juga harus memahami bahwa cinta kasih anda sebagai orang tua tetap abadi apapun tindakan yang telah mereka lakukan. Hal ini membuat anak merasa tak seorang diri waktu ia menyadari kesalahan yang telah dilakukan, dan termotivasi untuk tidak melakukannya lagi.

Berikan kesempatan pada anak untuk tumbuh sesuai kepribadian dan karakternya yang unik. Jangan bandingkan anak anda dengan anak tetangga atau saudara karena ini hanya akan membuat mereka merasa tertekan. Jangan pernah katakan hal semacam ini agar mereka tetap dapat menghargai dirinya sendiri.*