Di tengah aneka dinamika sosial dan tantangan zaman ini, pilihan kaum muda menjadi aktivis bagi seorang mahasiswa merupakan pilihan ideal yang mesti dipertanggungjawabkan dengan cara menjaga kualitas dan integritas diri sebagai seorang kader. Sejarah telah membuktikan bahwa cendikiawan muda telah memberikan kontribusi yang sangat besar dalam mendukung dan menjaga keutuhan bangsa. Mulai dari Budi Utomo 1908, Sumpah Pemuda 1928, dan sampai pada Reformasi tahun 1998. Melukisan pristiwa perjuangan kaum muda yang telah terukir oleh air mata dan tinta darah sejak masa perjuangan hingga dewasa ini merupakan bukti bahwa kaum muda memiliki tanggung jawab yang besar dalam kehidupan berbangsa.
Peran mahasiswa telah diwujudkan secara gemilang oleh para mahasiswa pada awal masa orde Baru. Pada saat itu mahasiswa benar-benar menjadi motor penggerak bagi perubahan dan perbaikan keadaan masyarakat. Mereka menjadi pembela dan pejuang bagi kepentingan rakyat kecil. Namun, perlu diakui pula, generasi muda adalah kelompok social yang sedang dalam proses mencari identitas. Oleh karena itu, generasi muda perlu memperoleh panduan dalam membentuk pengalaman baru tentang tata cara kehidupan berbangsa dan bernegara yang dilandasi oleh keyakinan terhadap ajaran agama masing-masing. Berkenan dengan itu, PMKRI penting untuk melakukan mengkaderkan kaum muda sebagai wadah untuk membangkitkan semangat generasi muda terhadap ajaran Katolik yang selaras dengan upaya memperkuat komitmen terhadap keutuhan NKRI.



Tinggalkan Balasan