Kupang, KN – Serikat Pemuda Nusa Tenggara Timur (NTT) Jakarta, menggelar diskusi dengan mengusung tema ‘Meneropong Polemik di NTT, Investasi dan Konflik Agraria, Rakyat Bisa Apa’, pada Senin 4 November 2021.
Diskusi ini dilaksanakan dalam rangka Musyawarah Besar (Mubes) pertama Setikat Pemuda Nusa Tenggara Timur (NTT), dengan menghadirkan sejumlah narasumber.
Ketua Panitia Kegiatan, Trian Walem, mengatakan, selain bagian dari agenda Mubes, diskusi itu merupakan bentuk kepedulian, dan merespon sejumlah problem investasi yang hadir di Provinsi NTT.
Menurut Trian, investasi dan konflik agraria merupakan satu kesatuan yang tak terpisahkan. Jika melirik sejumlah kasus agraria dan arah investasi yang masif mendominasi di usaha ekstraktif, maka Sumber Daya Alam (SDM) akan menjadi sasaran utama.
Dia menegaskan, investasi yang dilakukan kerap tidak melibatkan masyarakat, sehingga munculnya berbagai persoalan di tengah masyarakat, akibat aktivitas investasi dari para investor.
“Hal itu terjadi karena banyak investasi dan segala bentuk aktivitas hanya berorientasi pada sisi profit, atau menggali keuntungan tanpa memikirkan pembangunan berkelanjutan,” jelas Trian Walem.





Tinggalkan Balasan