Maumere, KN – Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Kabupaten Sikka menyampaikan kritik pedas terhadap pengelolaan anggaran di Dinas Kesehatan.
Beberapa poin penting ditekankan Fraksi PKB diantaranya, perbaikan dan pengelolaan bengkel mobil dinas, pengadaan Genset, mafia proyek sumur bor, dan pengelolaan kapal Puskesmas teluk.
Hal ini disampaikan dalam Rapat Paripurna dengan agenda pemandangan umum fraksi terhadap pidato pengantar Bupati Sikka, pada Rabu 24 Maret 2021.
Juru Bicara Fraksi PKB DPRD Sikka, Yoseph Don Bosko mempertanyakan bengkel servis milik Dinas Kesehatan yang berlokasi di belakang kantor Dinkes Sikka.
Menurut Fraksi PKB, semua mobil milik Dinas Kesehatan diperbaiki di bengkel tersebut, tetapi cap serta kuitansi laporan pertanggung jawaban diambil dari bengkel luar.
Hal ini tampak dalam dokumen LKPJ soal anggaran pemeliharaan kendaraan dinas yang nyaris tidak ada sisa.
“Dari alokasi anggaran Rp227.318.800, terpakai Rp207.325.667. Artinya jika Dinas Kesehatan memiliki bengkel, mestinya biaya perawatan atau biaya servis berkurang,” ucap Yoseph Don Bosko.



Tinggalkan Balasan