Kupang, KN – Pemerintah Provinsi NTT dan sejumlah lembaga instansi pemerintah bersama ICRAF mulai membahas implementasi RPDAST Benain dan Noelmina.

Kegiatan bertajuk Sosialisasi Publik Rencana Pengelolaan Daerah Aliran Sungai Terpadu (RPDAST) Benain dan Noelmina ini dipelopori oleh ICRAF Indonesia, dan dilaksanakan di Hotel Swiss Belcourt Kupang, Rabu (12/3/2025).

Ketua Forum DAS NTT L. M. Riwu Kaho mengatakan, pihaknya bersyukur, karena ICRAF melihat DAS sebagai pendukung 5 variabel dalam kehidupan masyarakat, diantaranya produktivitas, stabilitas, sustainabilitas, keadilan, dan kesejahteraan masyarakat.

“Kami sedang menyelesaikan kerja yang besar karena dari 108 RPDAST prioritas nasional, baru tercatat 2 ini yang akan digali. Jadi di tingkat nasional, NTT yang pertama dan kedua,” kata Riwu Kaho kepada wartawan di Kupang.

Ia menjelaskan, hari ini tugas penyusunan RPDAST sudah diselesaikan, dan akan diserahkan kepada para pihak untuk mengimplementasikan RPDAST tersebut.

“Besok, sudah ada agenda dengan teman-teman Baperida, untuk bagaimana kita mengintegrasikan RPDAST tersebut ke dalam RPJMD Provinsi NTT 2025-2030,” ungkapnya.